Sudah dibaca 369 kali

angelina, angelina

Jika keluarga tak menjadi tempat kembali, surga akan merenggutnya…  

Angeline adalah cerita duka anak-anak zaman. Anak-anak pendamba cinta yang dikelilingi serigala. Keluarga bukanlah surga tetapi neraka.

Ia berdiri sendiri, lunglai menahan derita. Lidahnya telah bercerita tentang 50 ekor ayam yang harus diberi makan tiap hari. Pahat aneka siksa di sekujur tubuhnya seperti kanvas tak kunjung habis.

Lalu kemana Tuhan? Dia telah memberitahu! Ia mengirim Angeline ke sekolah dengan lusuh dan bau. Berkali-kali. Berulang hari. Bahkan burung pun mengerti campur tangan-Nya. Tapi kenapa semua hanya membisu. Adakah doa yang terucap bagi keselamatannya? Tapi Angeline tak butuh doa. Ia butuh perlindungan: nyawanya kapanpun bisa melayang oleh orang-orang terdekatnya!

Di mana tetangga? Di mana orang-orang berpendidikan? Di mana hati nurani?

Kini yang ada sesal. Juga sebongkah kekhawatiran. Siapa lagi setelah Angeline?

 

Surabaya, 12 Juni 2015.