Sudah dibaca 711 kali

Lomba Film Dokumenter

Saya memotret poster di atas yang tertempel di dinding Gedung E lantai 1 kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Senayan, Jakarta.

Penyelenggara

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman pada Tahun Anggaran 2015

Tujuan

1. Stimulus dan solusi finansial bagi para sineas muda yang akan membuat film pendek dan dokumenter.

2. Mengembangkan pembuatan film pendek fiksi dan dokumenter yang mengandung nilai budaya, kearifan lokal, dan mencerminkan karakter bangsa.

3. Meningkatkan mutu/ kualitas, kuantitas/produktivitas dan kreativitas komunitas film dan/atau sineas muda di Indonesia untuk membuat film pendek fiksi dan dokumenter dengan mengolah cerita-cerita lokal yang bisa menumbuhkan rasa bangga pada Budaya Indonesia.

Persyaratan

1. Proposal yang diterima adalah film pendek fiksi dan dokumenter yang mengandung nilai budaya, kearifan lokal, dan mencerminkan karakter bangsa.

2. Durasi film minimal 15 menit, maksimal 30 menit.

3. Proposal harus memuat penjelasan tentang: latar belakang, ide cerita, sinopsis, CV tim inti yang akan terlibat yang terdiri minimal 5 orang ( produser / pimpinan produksi, sutradara, penulis naskah, penata kamera, editor), jadwal produksi (dalam kurun waktu 2 bulan), dan rincian biaya produksi.

4. Tim Inti yang terlibat sudah punya pengalaman membuat film (minimal) 1 film pendek fiksi atau 1 film pendek dokumenter.

5. Proposal dikirimkan melalui email ke fasilitasifilmpendek@gmail.com dengan subyek email: Proposal Fasilitasi Produksi Film Pendek (spasi) (Judul Film) paling lambat pada tanggal 23 Agustus 2015 pukul 24.00 WIB.

6. Tim Seleksi akan memilih 5 proposal film pendek fiksi dan 5 proposal film pendek dokumenter yang akan difasilitasi produksinya.

7. Hasil seleksi akan diumumkan melalui website, media sosial, dan juga akan disampaikan kepada pemenang melalui email, sms, atau telepon.

8. Film yang difasilitasi akan mendapatkan bantuan dana produksi yang akan diserahkan kepada tim secara bertahap sesuai dengan tahapan produksi yang disepakati dengan panitia.

9. Film yang diproduksi akan mendapatkan pendampingan teknis dari mentor yang ditunjuk oleh panitia.

10. Produksi film akan dilakukan dalam kurun waktu 2 (dua) bulan yaitu pada bulan September-Oktober 2015. Hasil produksi film harus diserahkan kepada panitia paling lambat pada tanggal 31 Oktober 2015.

11. Penerima dana fasilitasi harus menyerahkan laporan keuangan penggunaan dana fasilitasi disertai bukti–bukti pembayaran kepada Panitia pada saat penyerahan hasil film.

12. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia sebagai Executive Producer film berhak menggunakan hasil film untuk keperluan sosialisasi dan internalisasi nilai budaya, kearifan lokal, dan karakter bangsa di berbagai media.

13. Pembuat film memiliki Hak Cipta atas film yang diproduksi.

14. Informasi lebih lengkap mengenai Fasilitasi Produksi Film Pendek Fiksi dan Dokumenter 2015 dapat menghubungi panitia via e-mail di fasilitasifilmpendek@gmail.com atau nomor telepon panitia 081806084383.

15. Keputusan tim seleksi tidak dapat diganggu gugat.

Pendaftaran

1. Proposal dikirimkan beserta formulir pendaftaran melalui email ke fasilitasifilmpendek@gmail.com dengan subyek email : Proposal Fasilitasi Produksi Film Pendek (spasi) (Judul Film).

2. Formulir pendaftaran bisa diunduh melalui website www.fasilitasifilmpendek.com atau dengan menghubungi panitia :

Panitia Pelaksana Fasilitasi Produksi Film Pendek Fiksi & Dokumenter 2015

Padi Padi Creative

Jl. Tampak Siring No.3, Cipete, Jakarta Selatan – 12410

Telp. / Fax. : 021-2912 4789

Website : www.fasilitasifilmpendek.com

E-mail : fasilitasifilmpendek@gmail.com

Twitter : @fasilitasi_film

No Hp / sms / WhatsApp: 081806084383

3. Pendaftaran tidak dipungut biaya.

4. Batas waktu pengiriman proposal adalah tanggal 23 Agustus 2015 pukul 24.00 WIB.

5. Hasil seleksi akan diumumkan pada tanggal 28 Agustus 2015 melalui website dan media sosial.

Tim Seleksi

1. Arturo GP. Seorang editor film lulusan Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta. Pertama kali menjadi editor dalam film Cintaku Di Rumah Susun (1987). Pernah meraih Piala Citra Festival Film Indonesia 1992 dalam film garapan Garin Nugroho yang berjudul Cinta Dalam Sepotong Roti. Mulai tahun 1993 mengajar di almamater kampusnya, Institut Kesenian Jakarta.

2. Perdana Kartawiyudha. Pria yang akrab dipanggil Pidi ini merupakan lulusan dari Fakultas Film dan Televisi Institut KesenianJakarta. Pada tahun 2009 dia mendirikan Serunya Scriptwriting, sebuah lembaga pendidikan penulisan skenario. Tahun 2010, Pidi meraih International Young Creative Entrepreneur Award kategori Screen dari British Council. Pidi juga pernah meraih nominasi Piala Citra Festival Film Indonesia 2013 untuk kategori Penulis Skenario Terbaik melalui film Cinta Tapi Beda.

3. IGP Wiranegara. Merupakan pengajar serta pembuat film dokumenter lulusan Institut Kesenian Jakarta. Sudah puluhan film dokumenter yang dibuat oleh beliau, antara lain Menyemai Terang Dalam Gelap (2006), Tumbuh Dalam Badai (2008), Bali Menantang Masa Depan (2010), dan Nani Wartabone: Patriot Pejuang Kemerdekaan (2011). Pada tahun 2005, IGP Wiranegara meraih penghargaan Piala Citra Festival Film Indonesia untuk kategori Film Dokumenter Terbaik melalui film Paku Buwono XII: Berjuang Untuk Sebuah Eksistensi.

Batas Waktu Pengiriman

23 Agustus 2015 pukul 24.00 WIB.

Pengumuman Hasil Seleksi

28 Agustus 2015 melalui website dan media sosial.

Tautan

http://fasilitasifilmpendek.com/