Sudah dibaca 420 kali

 Ulang Tahun

Tanggal 14 Agustus tak sekadar Hari Pramuka. Bagi Yudistira Wahyu Widiasana, akrab disapa Pak Yudi, tanggal itu merupakan monumen hidupnya: di waktu inilah, 54 tahun lalu, ia menghirup udara dunia.

Jumat, 14 Agustus 2015, Keluarga Besar Bagian Perencanaan dan Penganggaran, Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, turut bersuka cita menyambut ulang tahunnya. Sebagai rasa syukur, pegawai berinisiatif membeli tiga kue ulang tahun untuk Pak Yudi. Kami bermaksud merayakannya dengan acara sederhana; makan kue bersama, bersalaman, dan berdoa.

Pak Yudi sekitar tiga tahun menjabat Kabag. Menggantikan Pak Nono Adya yang kini memegang amanah sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud. Pak Yudi, oleh pegawai, dikenal baik, egaliter, dan ramah kepada siapa saja. Gaya bicara dan berpakaiannya juga sederhana, tak hendak menunjukkan bahwa ia seorang pejabat eselon III. Kesederhanaan itulah yang membuat para pegawai tak sungkan untuk menyapa bahkan melontarkan canda kepadanya. Kami seolah seperti teman, bukan atasan-bawahan.

Ulang Tahun Pak Yudi

Dulu, pada 2009, ketika saya dan teman, Adib namanya, kali pertama berinteraksi di Bagian Perencanaan, kepadanyalah kami berhubungan. Ia Pejabat Pembuat Komitmen waktu itu. Kami intens membincangkan konsep dan konten laman Ditjen Dikdasmen (saat itu Mandikdasmen). Ia memberi keleluasaan kepada kami untuk mengeksplorasi berbagai aspek publikasi yang bertujuan melayani masyarakat.

Tak hanya di dalam kantor keramahannya terasa. Di luar kantor keramahan itu tak berkurang. Kadang kami berbincang di luar kantor atau pada saat dinas luar. Bahan perbincangan tak hanya urusan pekerjaan, bisa urusan lain mulai dunia pendidikan, politik, hingga keluarga.

Semoga di usia ke-54 ini, hidup Pak Yudi semakin berkah, memberi inspirasi bagi banyak orang, dan kariernya semakin sukses. Keramahan dan kepiawaiannya sebagai pemimpin pun semakin bertambah. Aamiin.