Spread the love

Sudah dibaca 2989 kali

Apaan tuh?

Mading? Makhluk apaan tuh? Kalo hari gini nggak tahu yang namanya mading berarti kamu bukan anak gaul! Mading tuh singkatan dari Majalah Dinding. Bukan majalah yang ditempel-tempel di tembok, ya! Terus kalo gitu, Mading apaan dong?

Mading itu isinya segala informasi yang dibutuhkan banyak orang. Informasi-informasi itu bisa berupa berita, pengumuman, dan tulisan lepas.

Bicara berita berarti kita menginformasikan peristiwa yang sudah, sedang, dan akan terjadi. Tentu aja berita yang bakal dimuat di Mading yaitu berita yang orang lain mau baca; pengetahuan baru, bikin penasaran, sedih, senang, atau cemas—pokoknya.  yang mengaduk emosi orang. Misalnya kamu menulis berita soal acara pentas seni yang diadakan setahun sekali di sekolahmu. Wah, pasti kamu nulis yang rame-rame aja, kan? Bisa aja kamu nulis tentang band yang keren dan heboh, band paling katro, atau band undangan yang lagi naik daun.

Atau kamu nulis berita tentang siswa kelas 3 yang lagi stres mempersiapkan diri mengikuti Ujian Nasional. Kamu wawancara satu orang yang saking capeknya sampai mengigau saat tidur. Atau bertanya sama Kepsek dan guru tentang persiapan apa aja yang mesti dilakukan oleh siswa.

Nah, lebih keren kagi, kamu menulis berita soal rencana kedatangan seorang artis terkenal ke sekolahmu! Kamu akan mengumpulkan segala informasi tentang artis tersebut dari internet dan dokumen-dokumen. Juga foto-fotonya. Pas artisnya datang, kamu paksa dia melihat Madingmu yang keren abis!

Mading juga bisa berisi pengumuman. Contohnya, kamu ingin memberitahukan siswa bahwa akan diadakan bakti sosial ke masyarakat di bawah kaki Gunung Semeru. Yang mau ikut harus bawa peralatan masak sendiri dan obat-obatan pribadi. Atau pengumuman pengambilan raport.

Tulisan lepas berupa tulisan-tulisan seperti opini dan karya tulis fiksi (puisi, cerpen). Nah, di sinilah saatnya karyamu bicara. Kalo kamu senang bikin cerpen, tawarkan kepada bagian keredaksian untuk dinilai apakah bagus atau tidak untuk dimuat.

 

Saatnya Membuat Mading

Kalo bukan sekarang kapan lagi? Nunggu lulus? Capek deh! Bentuklah tim yang terdiri dari beberapa orang, semisal 6-8 orang. Lalu tim tersebut menentukan struktur keredaksian. Siapa yang jadi Pemimpin Redaksi, Sekeretaris Redaksi, Bendahara Redaksi, dan reporter.

Setelah ditentukan susunan redaksi, semua kru rapat. Menentukan tema atau materi apa aja yang mau ditampilkan di Mading. Setelah tema atau materi didapat, tinggal menentukan penanggung jawabnya. Biarlah penanggung jawab ini yang mencari materi Mading.

Mading yang keren berisi banyak informasi yang dibutuhkan pembaca. Informasi apa aja. Bisa berita aktual seputar kegiatan sekolah, artikel tentang iptek, info kesehatan, ajang curhat, dan foto-foto kegiatan. Atau cerita menghibur, tips-tips, tampilan karya macam puisi dan cerpen. Pengumuman penting juga bagus seperti info beasiswa, tempat makan yang enak, dan lokasi wisata yang asyik.

Tampilan Mading juga harus enak dipandang. Jangan sampai bikin bete orang yang melihatnya. Maka cuma orang yang kreatif aja yang bisa bergabung dalam tim Mading.

Usahakan Mading terbit dalam jangka waktu tertentu dan rutin. Misal seminggu sekali, dua minggu sekali, atau sebulan sekali.

Tim Mading bisa dibilang baik kalo setiap anggotanya mampu bekerjasama, saling bantu, dan tidak saling mengandalkan. Tiap kru bekerja sesuai dengan tugas dan amanah yang dipegangnya. Dengan Mading, ekspresimu sebagai manusia yang beranjak remaja dapat tersalurkan. Salurkan semua kegelisahan dan keriangan hatimu lewat Mading, lewat tulisan yang akan membuatmu makin hidup! Selamat berkarya!

*Materi disampaikan dalam Pelatihan Membuat Majalah Dinding di SMP Sultan Hasanuddin Jakarta Selatan.

 

14 Februari 2009