Memet melipat koran. Wajahnya ditekuk. “Kekerasan kembali mendapatkan panggungnya.” “Kapan?” Cepi mengorek hidungnya. “Sebentar lagi.” “Bukahkah sudah berlangsung lama dan membudaya? Kenapa jadi heran begitu?” Telunjuk Cepi keluar dari...
Continue Reading »