Spread the love

Sudah dibaca 1326 kali

 Rokok

Ini pengalaman nyata adik ipar saya. Teguh namanya. Ia berhasil membuat ayahnya berhenti merokok dengan cara tak terduga.

Dulu ayahnya perokok berat. Tiada hari tanpa merokok. Melihat keasyikan merokok ayahnya, Teguh pengin ikut menikmatinya. Kenapa enaknya merokok tak dibagi-bagi, batinnya.

Tapi ia baru berumur 5 tahun. Tak mungkin diberi jika meminta. Maka, dengan sembunyi-sembunyi, ia mencuri rokok ayahnya. Ia merokok di tempat sepi.

Ternyata rokok berhasil membuatnya kecanduan. Tiada hari tanpa merokok. Karena ia tak bisa terus mencuri rokok ayahnya, ia memungut puntung rokok yang masih tersisa di jalanan, lalu menikmatinya di tempat sepi. Jumlah sisa puntung rokok di jalanan lebih banyak daripada rokok di saku pakaian ayahnya. Perokok, kan, buang puntung rokok di mana saja.

No SmokingPernah suatu hari seorang saudara memergokinya merokok, kemudian mengadu kepada ayahnya. Tapi ayahnya tidak percaya. Teguh terus merokok tanpa rasa takut.

Setahun berjalan, aktivitasnya akhirnya terbongkar. Ayahnya memergokinya tengah merokok di tempat sepi. Ia dimarahi habis-habisan oleh ayahnya. Sejak saat itu sampai sekarang, ia tak lagi merokok.

Uniknya, sejak itu pula ayahnya yang perokok berat tak lagi merokok. Mungkin ia berpikir, kenapa melarang anak melakukan sesuatu jika ia sendiri melakukannya.

Begitulah. Fenomena bayi perokok sudah pernah terjadi di Indonesia. Bahkan telah disorot mata dunia. Mereka merokok melebihi rutinitas orang tuanya. Mencontoh keasyikan ayahnya menikmati rokok di rumah.

Jadi Anda, orangtua perokok, jangan salahkan anak jika ikut merokok. Mereka meneladani perilaku Anda. Mereka pencontoh terbaik perilaku orangtua.

Jangan pula salahkan istri Anda jika diam-diam dia ikut merokok. Mungkin dia protes kenapa cuma suaminya yang bisa menghabiskan duit belanja untuk beli rokok. Kenapa tidak mau berbagi kenikmatan dan penderitaan dari aktivitas merokok? Bukankah yang namanya keluarga, susah-senang ditanggung bersama?

Jadi, kalau Anda ingin anak dan istri Anda tidak merokok, berhentilah merokok mulai sekarang. Mereka kan tahu bahayanya menjadi perokok pasif. Itu pun kalau Anda masih sayang pada mereka.